
- Boolean Equation berfungsi untuk mendefenisikan suatu fungsi dalam rangkaian menggunakan bilangan biner yang terdiri angka 0 dan 1 serta symbol operasi logika.
F = x . y
- State Equation merupakan bentuk fungsi aljabar yang menjelaskan hubungan antara state setelah transisi (next state) sebagai sebuah fungsi dari state awalan (present state) dan input.
A(t+1) = A(t) x (t) + B(t) x (t)
B(t+1) = A'(t) x (t)'
- Characteristic Equation berfungsi untuk menjelaskan sifat-sifat logika dari sebuah rangkaian flip-flop (seperti pada Characteristic Table) dalam bentuk aljabar.
Q(t+1) = D (D flip – flop)
Q(t+1) = JQ’ + K’Q (JK flip – flop)
Q(t+1) = TQ’ + T’Q (T flip – flop)
- Flip-flop Input Equation merupakan penjabaran dari rangkaian flip flop dalam bentuk aljabar., terdapat input pada tiap-tiap flip flop dan juga output dari rangkaian
DA = Ax + By (Persamaan input flip – flop A)
DB = A’x (Persamaan input flip – flop B)
Y = (A + B)x’ (Persamaan output rangkaian)